Minggu, 22 Juni 2008

Yogyakarta


Yogyakarta..............

Dulu ketika aku masih sekolah MAN aku sangat bercita-cita agar bisa kuliah di Yogyakarta tapi.. orang tua ku tidak mengizinkan aku untuk kuliah ke Yogyakarta karna jauh dan alasan utama adalah orang tua ku ngak ada biaya, akhirnya aku kuliah di Banda Aceh....


Dalam hidupku sejak kuliah aku selalu ingat dengan kota Jogja karena banyak sabahat ku bercerita tentang kota wisata ini juga mareka bercerita tentang kota pendidikan yang sangat bagus kata teman-teman ku... aku selalu ber doa agar suatu saat kelak aku bisa ke Jogja....


ketika aku jadi mahasiswa aku ikut training HMI itu adalah sebuah organisasi mahasiswa islam, ketika aku ikut training HMI seorang instruktur menceritakan kepada kami HMI lahir tahun 1947 setelah 2 tahun merdeka yang prakarsai oleh Lafran Pane dan teman-teman nya di sebuah Kota Yogyakarta, semakin besar harapan ku untuk bisa melihat kota Yogyakarta.....


Alhamdulillah Allah mendengar doa ku, saat itu aku tidak pernah membayangkan lagi bahwa aku bisa ke Yogya karena aku sudah bekerja di Aceh dan pilihan hidup adalah Aceh.....


pada Bulan Juli 2006 aku menelpon sahabat ku yang di Yogyakarta namanya Cokro aku bertanya tentang Yogya karena aku pingin berlibur sebentar ke Yogya, Cokro dengan senang hati bila aku mau main ke Jogja.... akhirnya aku pesan tiket Medan - Jogja dari sigli - Medan aku naik Bus, dan tanggal 21 Juli 2006 jam 17.00 wib aku tiba di Yogya, saat itu aku hanya membawa 1 koper dengan beberapa baju karena niat ku untuk berlibur....

saat itu aku baru selesai kontrak di salah satu lembaga di Aceh jadi aku "pengangguran" aku sedang menunggu panggilan dari sebuah lembaga yang sudah interview.


Jogja... aku Jalan-Jalan ke semua tempat wisata, bersama teman-teman ku dan aku juga di ajak diskusi dengan teman-teman di Jogja, sangat bahagia aku bisa ada di jogja aku banyak belajar dari sahabat-sahabat ku tentang budaya dan juga kultur masyarakat Jogja.

2 minggu aku sudah di Jogja seorang sahabat namanya Muna menelpon dan memberi tau bahwa di SCUK butuh staf untuk child protection, aku pun mencoba apply ke posisi itu dan Alhamdulillah selang 2 hari aku di panggil interview dan 2 hari kemudian aku juga di kasih tau lulus untuk staf SCUK, 3 hari hari bekerja di SCUK aku dapat telp dari lembaga yang sudah interview aku di Aceh dan... aku sudah tidak bisa menerima tawaran yang di Aceh karena ini adalah kesempatan yang di berikan Allah kepada ku sesuai dengan doa ku, akhirnya aku bisa hidup di yogya bukan hanya sebagai wisatawan.


Tanpa terasa waktu terus berjalan seakan baru kemaren aku ada di Jogja ternyata sudah 2 tahun tanpa aku sadari... mungkin aku yang terlalu lalai atau Jogja yang membaut aku betah, banyak pelajaran dan ilmu yang aku dapat disini aku belajar dari teman-teman dari masyarakat dan dari pemerintah lokal Jogja - Bantul, ini adalah ilmu yang luar biasa yang ngak pernah aku dapat di bangku kuliah, Terimakasih Ya Allah aku sudah Engkau beri kesempatan luar biasa ini, Terimakasih sahabat dan teman-teman ku, Terimakasih saudara ku di BAntul dan Klaten dan juga pemerintah Bantul, JOgja dan Klaten, banyak hal aku pelajari untuk bisa aku aplikasi di tempat Ku.


Di Jogja aku membelikan sebuah motor butut... aku beri nama dia "Viar" karena motor itu langka, Viar sudah menemani akau 2 tahun di Jogja ketika aku nyasar karena ini adalah hal yang paling sering terjadi ketika aku jalan sama si Viar dia ngak pernah ngeluh ngak pernah bikin aku sebel dia sangat setia kepada ku dan sebentar lagi dia akan di ganti pemiliknya yaitu Muna sahabat Ku dan Viar akan pindah tempat ke Semarang, aku ingin bawa Viar ke Aceh tapi terlalu ribet urusannya akhirnya dia harus aku relakan disini.


Sebentar lagi tepat nya 5 Juli 2008 aku akan meninggalkan kota sejarah ini, aku harus kembali karena menurut sahabat ku aku dibutuhkan disana " ca ilah.. kayak orang penting aja...... tapi yang jelas Bunda sangat mengharapkan aku pulang maka dari itu aku putuskan untuk kembali....


cerita bersambung..........